Bingung cara membuat kartu Pertamina subsidi? Simak panduan langkah demi langkah daftar QR Code MyPertamina, syarat dokumen, dan trik jitu agar foto kendaraan kamu langsung lolos verifikasi.
Apakah kamu sering mendengar istilah “Kartu Pertamina Subsidi” dan bingung bagaimana cara mendapatkannya? Sebenarnya, kartu fisik seperti kartu ATM itu tidak wajib.
Yang kamu butuhkan adalah QR Code Subsidi Tepat yang bisa dicetak (di-print) menyerupai kartu agar lebih awet saat dibawa ke SPBU.
Sejak tahun 2025, aturan pembelian BBM bersubsidi (Pertalite dan Solar) semakin ketat. Jika kendaraan roda empat kamu belum terdaftar di sistem MyPertamina, kamu tidak akan bisa menikmati harga subsidi.
Artikel ini akan memandu kamu langkah demi langkah, mulai dari persiapan dokumen hingga cara mencetak QR Code tersebut.
Persiapan Dokumen (Wajib Jelas & Tidak Buram)
Sebelum masuk ke situs pendaftaran, kamu harus menyiapkan “amunisi” terlebih dahulu. Kegagalan verifikasi paling sering disebabkan oleh kualitas foto dokumen yang buruk.
Pastikan kamu memfoto dokumen asli, bukan fotokopi.
Berikut dokumen yang harus kamu siapkan dalam format foto (JPG/JPEG):
- Foto KTP: Pastikan NIK dan tulisan terbaca jelas, tidak terkena pantulan cahaya (glare).
- Foto STNK: Kamu harus memfoto bagian depan dan belakang STNK. Saat memfoto, buka STNK agar kedua sisi terlihat atau foto masing-masing sisi secara terpisah jika diminta sistem.
- Foto Kendaraan (Sangat Penting): Ini adalah kunci utama kelolosan.
- Foto Samping: Perlihatkan seluruh bodi mobil dari sisi samping.
- Foto Depan: Perlihatkan plat nomor depan secara jelas.
- Foto Roda: Pastikan roda depan kanan-kiri dan minimal satu roda belakang terlihat dalam frame foto.
- Foto KIR: Khusus jika kendaraan kamu adalah kendaraan komersial/barang (taksi online atau angkutan barang).
Cara Mendaftar Akun Subsidi Tepat MyPertamina
Setelah dokumen siap, ikuti langkah-langkah teknis ini. Jangan gunakan aplikasi terlebih dahulu, disarankan menggunakan browser di HP atau laptop agar lebih stabil.
1. Buat Akun Pendaftaran
Pertama, buka situs resmi pendaftaran di https://subsiditepat.mypertamina.id/.
- Klik tombol “Daftar Sekarang”.
- Isi data diri kamu: Nama Lengkap, NIK, Nomor HP aktif, Email aktif, dan buat Password yang kuat.
- Cek email kamu untuk melakukan aktivasi akun. Kode aktivasi biasanya dikirimkan dalam hitungan menit.
2. Login dan Isi Data Diri
Setelah akun aktif, login kembali menggunakan NIK dan password yang sudah dibuat. Kamu akan diminta mengisi formulir data diri lengkap sesuai KTP.
3. Masukkan Data Kendaraan
Di tahap ini, ketelitian kamu diuji.
- Pilih jenis kendaraan (Pribadi/Komersial).
- Masukkan Nomor Polisi, Warna Plat, Isi Silinder, dan Nomor Rangka sesuai STNK.
- Unggah foto-foto yang sudah kamu siapkan di tahap persiapan tadi. Pastikan file tidak terlalu besar (di bawah 2MB biasanya disarankan) namun tetap tajam resolusinya.
4. Tunggu Proses Verifikasi
Setelah tombol “Daftar” ditekan, data kamu akan masuk ke antrean verifikasi Pertamina.
Proses ini memakan waktu maksimal 7 hingga 14 hari kerja. Kamu bisa mengecek statusnya secara berkala melalui email atau website.
Rahasia Agar Foto Kendaraan Lolos Verifikasi
Banyak orang gagal berkali-kali karena salah mengambil sudut foto mobil.
Sebagai seorang ilmuwan, kita tahu bahwa sistem verifikasi menggunakan algoritma Computer Vision dan pengecekan manual yang membutuhkan kejelasan visual.
Berikut trik pengambilan foto yang disukai sistem MyPertamina:
- Sudut Serong (45 Derajat): Jangan hanya memfoto lurus dari depan. Ambillah foto sedikit menyamping (serong) sehingga terlihat bagian depan (plat nomor) sekaligus sisi samping mobil (bodi dan roda) dalam satu bingkai.
- Pencahayaan Matahari: Jangan memfoto di malam hari atau di garasi yang gelap. Gunakan cahaya matahari alami agar detail warna dan nomor rangka tidak noise (berbintik).
- Fokus pada Roda: Pastikan ban tidak tertutup trotoar atau rumput. Verifikator perlu memastikan jumlah roda sesuai dengan klasifikasi kendaraan (roda 4 atau lebih).
Cara Mencetak “Kartu” QR Code Pertamina
Jika kamu menerima email “Pendaftaran Berhasil”, selamat!
Langkah terakhir adalah mengubah kode digital tersebut menjadi kartu fisik agar mudah digunakan oleh siapa saja yang membawa mobilmu (misalnya supir atau anggota keluarga lain).
Langkah mencetak kartu:
- Login ke mypertamina.id atau buka aplikasi MyPertamina.
- Masuk ke menu “Daftar Kendaraan” atau “Profile”.
- Klik tombol “Lihat QR Code” pada kendaraan yang sudah terverifikasi.
- Unduh gambar QR Code tersebut ke galeri HP kamu.
- Cetak/Print: Kamu bisa mencetaknya menggunakan printer biasa di kertas HVS, lalu gunting dan laminating agar tahan air dan minyak. Ukuran kartu nama atau KTP (sekitar 8.5 x 5.5 cm) adalah ukuran yang ideal untuk disimpan di dompet atau sun visor.
Masalah yang Sering Muncul (Troubleshooting)
Jika pendaftaranmu ditolak, jangan panik. Cek alasan penolakannya di email.
- “Foto Tidak Jelas”: Ini artinya resolusi kamera terlalu rendah atau tanganmu goyang. Foto ulang di siang hari.
- “Data Tidak Sesuai”: Cek kembali apakah NIK atau Nomor Rangka yang kamu ketik salah satu digit.
- Kendaraan Tidak Sesuai CC: Perlu diingat, mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc (seperti 1.500 cc ke atas) untuk jenis tertentu mungkin sudah tidak masuk kategori penerima Pertalite sesuai regulasi terbaru tahun 2025/2026.
Dengan mengikuti panduan sistematis di atas, kamu tidak perlu menggunakan jasa calo. Prosesnya gratis, mudah, dan bisa dilakukan sendiri dari rumah. Segera daftarkan kendaraanmu agar aktivitas mobilitas kamu tetap lancar dan hemat.
