Advertisements
Tutorial

Cara Menghilangkan Pilox di Sepatu, Tanpa Merusak Bahan (Mudah)

Advertisements
Advertisements

Pilox (cat semprot) di sepatu masih bisa dibersihkan kalau kamu memilih cara yang sesuai dengan bahan sepatu dan tingkat keringnya noda.

Metode yang umum dipakai adalah air hangat + sabun untuk kain/kanvas, alkohol untuk melonggarkan cat, dan turpentin/pelarut tertentu untuk noda yang lebih membandel (dengan kehati-hatian).

Langkah paling penting sebelum mulai adalah mengenali bahan sepatu (kanvas/kain, kulit/sintetis, atau suede) karena tiap bahan butuh perlakuan berbeda.

Sepatu kulit biasanya perlu ekstra hati-hati terhadap pelarut, dan setelah dibersihkan sebaiknya dirawat lagi supaya tidak kering.

Kalau kamu terpikir memakai aseton/penghapus kuteks, pahami dulu risikonya karena aseton bisa mengeringkan dan bahkan mengubah warna bahan seperti kulit asli dan suede.

Karena itu, apa pun cairan yang kamu pakai (alkohol, turpentin, aseton), lakukan spot test dulu di area kecil yang tidak mencolok.

Alat Yang Perlu Kamu Siapkan

Siapkan alat dari yang paling aman dulu, supaya kamu bisa berhenti di langkah yang sudah berhasil tanpa “naik level” ke pelarut yang lebih keras.

Idealnya kamu bersih-bersih di area berventilasi baik dan permukaan kerja yang aman dari tetesan cairan.

  • Kain bersih/microfiber dan kapas/cotton bud.
  • Air hangat + deterjen ringan atau sabun cuci piring (untuk kanvas/kain).
  • Sikat gigi bekas/bulu halus (untuk mengangkat cat perlahan).
  • Alkohol 70% atau alkohol isopropil (untuk melonggarkan cat).
  • Minyak zaitun (opsional untuk membantu melunakkan noda cat kering tertentu sebelum dikerok halus).
  • Turpentin/mineral spirits (opsional untuk noda yang membandel, pakai dengan hati-hati dan sarung tangan).
  • Sarung tangan pelindung (terutama saat pakai turpentin/pelarut).

Cara Menghilangkan Pilox (Urut Dari Aman Ke Kuat)

1) Kalau Pilox Masih Basah: Jangan Digosok

Kalau noda masih basah, tepuk-tepuk pelan dengan kain bersih untuk mengangkat cat berlebih, dan hindari menggosok karena bisa membuat cat makin menyebar masuk ke serat bahan.

Untuk tumpahan yang cukup tebal, kamu juga bisa mengangkatnya pelan-pelan dulu sebelum lanjut ke tahap pembersihan.

2) Untuk Sepatu Kanvas/Kain: Air Hangat + Deterjen Ringan

Untuk bahan kanvas/kain, rendam bagian yang terkena (atau seluruh sepatu jika aman) dalam air hangat sekitar 10 menit untuk membantu melonggarkan cat yang sudah mulai mengering.

Setelah itu, gosok perlahan memakai sikat lembut + deterjen ringan sampai noda memudar (jangan agresif agar serat kain tidak rusak).

Kalau noda mulai terangkat, bilas dengan air bersih sampai residu sabun hilang dan warna noda tidak “nyangkut” lagi.

Lalu keringkan dengan diangin-anginkan di tempat teduh (hindari matahari langsung) supaya warna dan lem sepatu lebih aman.

3) Untuk Pilox Yang Sulit Lepas: Alkohol (Lebih Lembut Daripada Aseton)

Alkohol 70% bisa dipakai untuk membantu mengangkat noda cat pada kondisi tertentu dengan cara diusap bertahap menggunakan cotton bud atau kain, lalu dilap sampai bersih.

Prinsipnya, kamu “melonggarkan” lapisan cat sedikit demi sedikit, bukan menggosok keras sekaligus.

Agar lebih aman, basahi kapas secukupnya (jangan sampai menetes) karena kapas yang terlalu basah berisiko membuat cat melebar ke area yang lebih luas.

Ulangi pola “dab/tepuk → angkat dengan kain bersih” sampai cat terangkat, lalu lanjutkan pembersihan ringan dengan sabun bila perlu.

4) Fokus Area Sol (Karet) Dulu Kalau Yang Kena Bagian Bawah

Kalau pilox banyak menempel di sol atau pinggiran karet, menyikat area tersebut setelah direndam air hangat sering lebih efektif karena karet biasanya lebih tahan dibanding upper berbahan kain/suede.

Gunakan sikat gigi bekas, gosok pelan, dan cek berkala supaya tidak mengikis detail tekstur atau membuat sol tampak kusam.

5) Untuk Noda Kering Yang Menebal: Kerok Halus + Minyak Zaitun (Opsional)

Kalau cat sudah kering dan berlapis, kamu bisa mengeroknya pelan-pelan dengan alat tumpul agar lapisan terangkat tanpa menggores permukaan sepatu.

Setelah lapisan atas menipis, minyak zaitun bisa dioles tipis pada noda, didiamkan sekitar 15 menit, lalu sisa cat diangkat perlahan.

Langkah ini harus dilakukan pelan dan sabar karena targetnya mengangkat cat, bukan mengikis bahan sepatu. Setelah noda berkurang, lap dengan kain lembap untuk mengangkat residu minyak dan sisa cat.

6) Jika Masih Membandel: Turpentin (Pakai Sarung Tangan)

Turpentin bisa digunakan dengan kain untuk mengusap bagian yang terkena noda cat, lalu dibantu kuas kecil/sikat halus agar noda pelan-pelan terangkat.

Saat memakai turpentin, sarung tangan pelindung disarankan untuk mengurangi risiko iritasi pada kulit.

Setelah noda terangkat, bersihkan area tersebut dengan kain yang dicelup air hangat untuk membantu menghapus sisa pelarut, lalu keringkan di ruangan dengan aliran udara yang baik.

Hentikan pemakaian kalau kamu melihat warna bahan sepatu mulai berubah atau permukaan terasa “kesat” berlebihan.

7) Opsi Terakhir (Sangat Hati-Hati): Aseton/Penghapus Kuteks

Produk berbasis alkohol seperti hairspray/alkohol gosok atau penghapus kuteks (sering berbasis aseton) termasuk opsi yang kerap dipakai untuk membantu memecah ikatan cat, tetapi tetap perlu uji coba di area tersembunyi.

Aseton dapat mengeringkan dan membuat perubahan warna pada bahan seperti kulit asli dan suede, jadi jangan dipakai sembarangan pada bahan-bahan itu.

Kalau kamu terpaksa memakai aseton, gunakan sedikit saja pada kapas, usap pelan, dan jangan membuat bahan “basah kuyup” oleh pelarut agar risiko cat melebar atau bahan rusak bisa ditekan.

Untuk kasus yang berisiko (misalnya suede atau kulit mahal), pembersih khusus sepatu bisa lebih aman walau biasanya lebih sulit ditemukan dan lebih mahal.

Setelah Bersih: Pengeringan & Perawatan

Keringkan sepatu di tempat dengan sirkulasi udara baik dan hindari menjemur langsung di bawah matahari agar bahan dan warna lebih aman.

Untuk sepatu kulit, setelah proses pembersihan dengan alkohol/pelarut, perawatan seperti conditioner disarankan agar kelembapan dan kelenturan kulit tidak hilang.

Untuk pencegahan, saat kamu melakukan aktivitas yang berisiko kena cat semprot, pakai sepatu khusus kerja (bukan sepatu harian) atau lindungi sepatu dengan penutup sementara agar kamu tidak perlu mengulang proses pembersihan dari awal.

Jika semua cara sudah dicoba dan noda tetap “mengunci”, opsi realistis yang sering dipilih adalah bawa ke profesional pembersih sepatu atau melakukan repaint pada bagian tertentu.

Advertisements
Tags: Pilox Sepatu
Kang Taqwim S.PD., M.FAK

Kang Taqwim atau yang suka dipanggil dengan julukan "Raja Fir'aun" kini adalah seorang Guru di Madrasah Swasta Kabupaten Jepara. Sekarang sedang melanjutkan perkuliahan di Universitas Terbuka dalam jurusan PGSD dengan harapan bisa menjadi Guru Profesional.

Advertisements