Kyai Kera Sakti: Mengungkap Biodata, Tarif, Alamat, dan Fakta Unik

Cari info Kyai Kera Sakti (KH Abdul Mutholib)? Simak profil lengkap, alamat di Sidoarjo, tarif berobat, fakta istri, dan alasan julukan uniknya di sini.

Apakah kamu pernah mendengar nama “Kyai Kera Sakti” yang viral di media sosial khususnya TikTok dan YouTube?

Sosok ulama yang satu ini memang sangat fenomenal di Jawa Timur, terutama di kawasan Sidoarjo dan sekitarnya.

Bukan karena kesaktian mistis semata, tetapi karena gaya dakwahnya yang unik, jenaka, dan gerakannya yang lincah menyerupai jurus silat.

Jika kamu sedang mencari informasi lengkap mengenai siapa sebenarnya beliau, di mana alamat praktiknya, hingga berapa tarif berobat atau mengundangnya, kamu berada di artikel yang tepat. Simak ulasan lengkap berikut ini.

Siapa Sebenarnya Kyai Kera Sakti?

Banyak orang salah kaprah mengira bahwa “Kera Sakti” adalah nama padepokan dukun.

Padahal, sosok di balik julukan ini adalah seorang ulama Nahdlatul Ulama (NU) bernama KH. Abdul Mutholib (atau sering ditulis KH. M. Abdul Mutholib).

Beliau bukanlah tokoh fiksi, melainkan penceramah kondang yang memiliki jadwal padat di berbagai daerah.

Gaya ceramahnya yang “blak-blakan”, lucu, dan sering kali disertai atraksi fisik membuat jamaah betah mendengarkan tausiahnya berjam-jam.

Kenapa Disebut Kyai Kera Sakti?

Julukan ini tidak muncul begitu saja. Kamu mungkin bertanya-tanya, kenapa seorang Kyai diberi gelar hewan legenda seperti Sun Go Kong?

Alasannya cukup sederhana namun unik. Saat sedang berdakwah, memimpin zikir, atau melakukan pengobatan (suwuk), KH. Abdul Mutholib sering memperlihatkan gerakan-gerakan refleks yang sangat lincah.

Gerakan ini terkadang menyerupai jurus silat kera atau monkey style, di mana beliau bisa melompat, berguling, atau bergerak cepat di atas panggung.

Kelincahan inilah yang membuat masyarakat secara spontan menjulukinya “Kyai Kera Sakti”.

Julukan ini akhirnya melekat dan justru menjadi ciri khas atau personal branding beliau yang membedakannya dengan penceramah lain.

Biodata Singkat dan Keluarga

Untuk mengenal lebih dekat, berikut adalah ringkasan biodata yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber ceramah beliau:

  • Nama Asli: Abdul Mutholib
  • Asal: Lahir di Pasuruan, namun menetap dan berkiprah di Sidoarjo.
  • Organisasi: Nahdlatul Ulama (NU).
  • Ciri Khas: Selalu tampil dengan sorban dan gerakan silat yang lincah.

Fakta Istri Kyai Kera Sakti

Dalam banyak ceramahnya yang viral, KH. Abdul Mutholib sering bercanda secara terbuka mengenai kehidupan rumah tangganya.

Beliau kerap menyebutkan memiliki tiga orang istri sebagai bagian dari materi dakwah humorisnya:

  1. Istri pertama berada di Wonoayu, Sidoarjo.
  2. Istri kedua (yang sering beliau sebut dalam candaan sebagai masa lalu/error) di Leces, Probolinggo.
  3. Istri ketiga yang masih muda (usia 27 tahunan) berada di Riau.

Catatan: Informasi ini sering disampaikan beliau dalam konteks guyonan panggung untuk menghibur jamaah, sehingga validitas data kependudukan resminya tetap menjadi ranah privasi beliau.

Alamat Kyai Kera Sakti

Jika kamu berniat untuk menemui beliau, baik untuk keperluan mengundang ceramah atau berobat (meminta doa/suwuk), kamu perlu mengetahui basis tempat tinggalnya.

Berdasarkan jejak digital dan informasi kegiatan beliau, KH. Abdul Mutholib berbasis di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Beberapa lokasi yang sering dikaitkan dengan beliau adalah:

  1. Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo: Ini disebut sebagai lokasi tempat tinggal istri pertamanya.
  2. Desa Sambibulu, Taman, Sidoarjo: Beliau sering mengisi pengajian dan memiliki basis jamaah yang kuat di area ini.
  3. Kali Bader, Sidoarjo: Beberapa sumber lawas menyebutkan alamat ini sebagai salah satu titik kediaman.

Karena beliau sering berpindah-pindah untuk mengisi pengajian, alamat “praktik” beliau tidak seperti klinik dokter yang permanen.

Biasanya, masyarakat menemui beliau di sela-sela jadwal pengajian atau di kediaman utamanya di Sidoarjo.

Tarif dan Biaya

Ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan: Berapa tarif Kyai Kera Sakti?

Penting untuk kamu pahami bahwa KH. Abdul Mutholib adalah seorang Kyai, bukan dukun komersial yang mematok harga.

Dalam tradisi pesantren dan kiai NU, tidak ada tarif resmi atau price list untuk doa atau pengobatan.

  • Sistem: Infaq atau Bisyaroh (tanda terima kasih).
  • Nominal: Meskipun dalam ceramahnya beliau sering bercanda tentang “isi amplop” yang tebal agar doa cepat makbul, itu hanyalah satir atau sindiran humor semata.
  • Prinsip: Kamu memberikan sedekah sesuai kemampuan sebagai bentuk penghormatan kepada guru, bukan sebagai transaksi jual-beli jasa.

Cara Bertemu atau Mengundang

Jika kamu serius ingin bertemu beliau, hindari datang tanpa persiapan. Ikuti langkah-langkah etis berikut ini:

  1. Cari Jadwal Pengajian Terkini
    Langkah paling mudah menemui beliau adalah dengan mendatangi lokasi di mana beliau sedang mengisi pengajian umum. Pantau media sosial (YouTube/TikTok) dengan kata kunci “Jadwal Pengajian Kyai Kera Sakti Terbaru” untuk melihat agenda di sekitar Sidoarjo atau Jawa Timur.
  2. Hubungi Orang Terdekat/Panitia
    Biasanya, di setiap poster acara pengajian tertera nomor kontak panitia. Kamu bisa bertanya kepada panitia mengenai cara sowan (berkunjung) ke beliau setelah acara selesai.
  3. Datang ke Wonoayu/Taman Sidoarjo
    Jika kamu ingin datang langsung ke rumah, carilah informasi akurat di sekitar Kecamatan Wonoayu atau Taman, Sidoarjo. Tanyakan kepada tokoh masyarakat setempat (RT/RW) alamat kediaman “KH Abdul Mutholib Kera Sakti”. Warga sekitar biasanya sudah sangat familiar.
  4. Jaga Adab dan Sopan Santun
    Saat bertemu, gunakan bahasa yang sopan (Krama Inggil jika bisa berbahasa Jawa). Sampaikan maksud dan tujuanmu dengan jelas, apakah untuk meminta nasihat, doa, atau mengundang ceramah.
  5. Siapkan Infaq Terbaik
    Meskipun tidak dipatok tarif, adalah adab yang baik untuk menyiapkan “buah tangan” atau infaq semampu kamu sebagai bentuk rasa terima kasih atas waktu yang beliau luangkan.

Dengan mengikuti panduan di atas, kamu kini memiliki gambaran jelas tentang siapa sosok Kyai Kera Sakti.

Ingat, beliau adalah ulama yang dihormati, jadi posisikan niatmu untuk bersilaturahmi dan mencari ilmu, bukan sekadar mencari sensasi kesaktian.

Tinggalkan komentar